Pertama kali gue ketemu dengan Perfect WO, terus terang gue agak meremehkan. Karena ownernya *which is suami istri* seumuran dengan gue. Pikir gue, WO seumuran mah bisa apa sih? Paling anak ingusan yang iseng terjun di bisnis WO.
Dan gue ga gitu nyimak seluruh meetingnya karena otak gue melanglang buana entah kemana. Lalu akhirnya begitu meeting selesai, gue masi mengawang-awang dan ga mengamini apapun. Karena kurang tertarik aja di kesan pertama.
Tapi fiance sudah tertarik dan memutuskan untuk memakai Perfect WO. Lalu dipertemuan kedua dengan jeda yang cukup lama dari yang pertama. Gue memutuskan untuk membicarakan dekor dan gue minta tolong ke Gusti+Claudy, owner dari Perfect WO, untuk kontek vendor-vendor dekor yang gue mau.
Sebelumnya gue sudah browsing dan bertanya kanan kiri untuk vendor dekor plus masukan dari Claudy.
Gusti+Claudy pun menemani layaknya job desc Wedding Planner. Mereka sangat helpful dengan masukan-masukan mengenai dekor which is gue buta samsek. Dan disini gue mulai terkesan dengan cara bekerjanya Gusti+Claudy. Mereka menyimak dan berusaha untuk mengenal selera dan pribadi gue, berusaha untuk memberikan jalan keluar. Ditambah dengan usia mereka yang masih muda, kurang lebih selera mereka sama dengan selera gue dan update mengenai wedding trend :D
Gusti sendiri, orangnya vokal, detail dan perfeksionis. Jalan pikirannya sama seperti gue, salah satunya "no mandarin song on wedding party" & "no pouring champagne in wedding party"
Kenapa? Yang pertama, gue pernah dengar lagu mandarin favorit gue dinyanyikan di resepsi pernikahan sepupu fiance. Bukannya lagunya jelek tapi artinya tragis banget!!! Saking sukanya dengan lagu itu, gue pernah googling arti dari lagu mandarin tersebut dan artinya bahwa 2 orang yang saling mencintai tapi tidak pernah bisa bersatu *tepok jidaaat!!*
Dan Gusti berpikir hal yang sama dengan gue. Bahkan dia cerita bahwa dia pernah menyeret paksa turun seorang mc mandarin senior hingga ribut, karena mc tersebut menyanyikan lagu Tong Hua dimana video clip nya tragis, cewe nya meninggal bzzzzzzz....
So....NO MANDARIN SONG ON MY WEDDING DAY!!
Kedua, for me yaaah....ga semua orang berpikir sama dengan gue, tuang champagne on wedding party is soooo....cliche and...jadoel!!! But that's just me...IMO ya :) So...NO POURING CHAMPAGNE IN MY WEDDING PARTY
Lagi-lagi Gusti berpikir hal yang sama dengan gue :D
Claudy sendiri, orangnya pendiam dan lembut. Kebalikan dari suaminya yang susah mingkem hahahaha....dia selalu meredam ke-over excited-an suaminya, yang mungkin punya segudang ide dan selera yang selalu divokalkan dengan lantang tanpa maksud memaksa. Tapi cuma kebablasan aja hahahaha....
Dan Claudy ini selalu punya ide dan masukan yang cemerlang jika gue uda mentok.
Pelan-pelan, gue mulai mempercayakan mereka untuk memberikan masukan-masukan mengenai vendor-vendor lainnya. Meminta tolong Claudy untuk mengatur janji bertemu dengan vendor+menanyakan availability vendor di hari H. Meminta tolong Gusti+Claudy untuk menemani bertemu vendor. Which is job desc mereka malah jadi mirip dengan Wedding Planner dibandingkan Wedding Organizer. Dan mereka benar-benar helpful dan tidak hitung-hitungan. Bahkan ga jarang, gue bbm Claudy malam-malam hanya karena gue takut lupa jika ada pertanyaan tapi ditunda-tunda, dan Claudy selalu merespon saat itu juga.
Well, sampai saat ini, gue ngerasa puas dengan cara kerja Gusti+Claudy. Gue berharap hingga hari H, gue tetap puas dengan hasil kerja mereka :)
You can contact them at their facebook page Perfect WO
NB : another friend of mine pernah kontek Gusti+Claudy, dan sebenarnya dia amat sangat terkesan karena Gusti+Claudy tidak matre, dimana calon WO lain yang pernah meeting dengan teman gue, selalu charge kanan kiri hanya karena weddingnya di luar kota.
Sayangnya karena her fiance agak nyentrik dan hanya mau vendor dari kota tertentu, jadinya temen gue batal pakai jasa Perfect WO. Just another thought about Perfect WO from another bride to be :)
NB : another friend of mine pernah kontek Gusti+Claudy, dan sebenarnya dia amat sangat terkesan karena Gusti+Claudy tidak matre, dimana calon WO lain yang pernah meeting dengan teman gue, selalu charge kanan kiri hanya karena weddingnya di luar kota.
Sayangnya karena her fiance agak nyentrik dan hanya mau vendor dari kota tertentu, jadinya temen gue batal pakai jasa Perfect WO. Just another thought about Perfect WO from another bride to be :)