Sebenernya sih ga usa nunggu mau nikah untuk treat diri sendiri. Tapi berhubung euforia mau KAWIN *catet...bukan nikah ya :D bwahahaha* jadi rasanya perlu makin gencar untuk mendapatkan kulit mulus, muka kinclong, badan sekseh!
Gym mah ga usa dibahas ya, uda cuti 2 bulan gara-gara trauma bronkitis. Kemarin sempet rutinitas nge gym 3 jam, mondar-mandir ke mall dulu, lalu mandi malam menjelang jam 12, tidur subuh, dan bangun pagi. Setiap hari seperti itu.
Sempet seneng karena stamina naik *awalnya cuma sanggup lari treadmill 5 menit dengan speed 5.5, menjadi 30 menit tanpa jeda dengan speed 6.3*, badan berasa kencang, dan turun 1kg. Tapi mungkin karena gue ga minum vitamin, badan gue langsung drop dan kena bronkitis.
Lalu selama cuti 2 bulan ini, gue mengganti rutinitas gue dengan pijit+lulur.
Berhubung gue ga suka pijit+lulur di tempat-tempat spa karena biasanya ac yang dingin, menyebabkan gue ga menikmati sama sekali dipijit apalagi dilulur. Untungnya cici gue punya tukang pijit+lulur yang bisa dipanggil kerumah. Walau harganya cukup lumayan malah *50rb/jam dan minimal 3jam* tapi gue bisa ketiduran pulas, dan enaknya lagi si ibu tukang pijit+lulur ini, bisa menyembuhkan keseleo atau salah urat. Jadilah sembari dia pijitin gue, dia pun sambil membenarkan urat-urat gue yang salah asuhan meletot kanan kiri.
Selain itu, gue baru sempat 1 kali ke Lellidewi di Pulomas untuk totok wajah. Tadinya mau totok payudara juga tapi karena mau haid, payudara gue kencang+sakit jadinya ditunda karena takut menghambat peredaran darah di payudara. Disini totoknya bisa bikin gue molor, enak dan pas totokannya. Step by step nya gue lupa, biasanya kalo ga salah *maklum langsung molor biasanya*, muka dibersihkan dulu dengan cleanser, lalu dipijit dengan cream untuk melancarkan aliran darah. Setelah itu baru ditotok. Selesai ditotok, wajah dibersihkan kembali dan dipakaikan masker. Kurleb waktu perawatan 45 menit. Selesai totok biasanya rambut berminyak+super lengket karena kepala juga dipijat-pijat dengan cream.
Kalo rajin, bisa bikin muka cerah bersinar dan mengurangi migrain. Sayang gue belum sempat lagi untuk totok karena Lellidewi tutup jam 4 sore setiap harinya, weekdays after office hour ga mungkin keburu wong selesai ngantor aja jam 4.30, wiken uda sibuk dan panik ngurus nikahan.
Pengennya sih wiken ini dipaksa untuk totok di Lellidewi dan lagi ngerayu yayank untuk ngeladenin request gue sebelum brangcus ke kampuang nan jaoh itu buat beresin tempat kami memadu kasih *aheeeey*