Cita-cita gue dari dulu pas liat foto-foto prewedding, gue ingin foto yang classic timeless dan super unique.
Gue sendiri paling suka sama pepohonan+rimbunan dedauan+hamparan padang rumput+padang bunga. Gue ingin sekali prewed dengan background tersebut, membayangkan foto diantara pepohonan dan hamparan bunga. Tapi di Jakarta adanya gedung perkantoran dan mall, hamparan debu dan macet wkwkwkwk
Kalo mau ya keluar negri, minimal di Singapore yang punya Botanical Garden. Tapi budget terbatas :( Akhirnya gue putuskan foto di Kebun Raya Bogor, walau tetap ragu-ragu karena rasanya kok kurang greget ajaaaaaa.
Untungnya ga sengaja gue liat foto prewed WO gue di hutan pinus yang konon ada di Bogor, dan gue pun mendesaaaak WO gue untuk menanyakan lokasi prewed nya ke fotografer mereka *tepatnya meneror WO gue untuk nanyain ke fotografer mereka, lokasi prewed itu dimanaaaa...dimanaaa....dimanaaa?? *sabar ya, Gusti & Claudy sama capeng lu yang sableng binti sarap ini*
Ternyata di Gunung Pancar di Bogor. Gue pun langsung semangat membara untuk googling, dan gambarnya tidak mengecewakan, selain itu Gunung Pancar juga sering dikunjungi orang-orang yang rally bike karena medan pegunungan yang naik turun berliku-liku.
Ternyata di Gunung Pancar di Bogor. Gue pun langsung semangat membara untuk googling, dan gambarnya tidak mengecewakan, selain itu Gunung Pancar juga sering dikunjungi orang-orang yang rally bike karena medan pegunungan yang naik turun berliku-liku.
Gue uda ngotot sama laki gue, kami harus survey tempat ke Gunung Pancar karena gue uda super penasaran ingin lihat hutan pinus aslinya seperti apa. Dan kami berangkat pagi-pagi pas weekend jam 8. Tiba di Gunung Pancar jam 9 lewat karena macet di Sentul. Sepanjang perjalanan, agak miris karena dikaki Gunung Pancar ternyata sedang dibangun perumahan :(
Kebayang ga apa jadinya Indonesia 10 tahun kemudian? Semuanya sibuk memikirkan diri sendiri dan melupakan nasib bumi ini. Hutan ditebang dan dibakar, air dicemari, hewan dibunuh hingga punah. Kebayang ga anak cucu kita nantinya harus menderita akibat ulah kita sendiri? Oh well.....
Back to Gunung Pancar, pas sampe rasanya bahagia banget!! Pepohonan pinus sepanjang mata memandang, semuanya pohon pinus rapat-rapat dan indaaaaaah banget, kayak bukan di Indonesia deh. Kayak di pelem The Lord of the Rings *yesss...i am a LOTR geek!!!*
Gue teriak kesenengan, finally we get our prewed location!!!
Akhirnya lengkap sudaaah itinerary prewed gue
03.00 - 05.00 Make Up by Aan
05.00 - 06.00 OTW to Gunung Pancar
06.00 - 08.00 Prewed Photo at Gunung Pancar
08.00 - 09.00 OTW to Kebun Raya Bogor
09.15 - 10.00 Retouch & Re-Hair Do
10.00 - 12.00 Prewed Photo at Kebun Raya Bogor
12.00 - 14.00 OTW to Jakarta, Gereja Katedral
14.00 - 15.00 Lunch sekitar Menteng + Nyambi Retouch & Re-Hair Do
15.00 - 15.30 OTW to Gereja Katedral
15.30 - 16.30 Prewed Photo at Gereja Katedral
16.00 - 17.00 OTW to Huize Trivelli Cafe
17.00 - 18.00 Prewed Photo at Huize Trivelli Cafe
![]() |
| credit : Antonio Edo Photography |
![]() |
| Gunung Pancar credit : google |
![]() |
| Gunung Pancar credit : google |
![]() |
| Rencananya pake gaun ini untuk foto di Gunung Pancar credit : nyolong di blog Jose Villa |
![]() |
| Kebun Raya Bogor credit : google |
![]() |
| Kebun Raya Bogor credit : google |
![]() |
| Kebun Raya Bogor credit : google |
![]() |
| Vera Wang Dress Inspiration for photo at KRB credit : google |
![]() |
| Gereja Katedral credit : google |
![]() |
| Gereja Katedral credit : google |
![]() |
| Huize Trivelli Cafe |
![]() |
| Huize Trivelli Cafe credit : google |
![]() |
| Huize Trivelli Cafe credit : google |
![]() |
| Mini Dress for photo at Huize Trivelli Cafe Pesen di Ourvintagehouse tapi dimodifikasi halter neck diubah jadi one strap shoulder, list nya diperlebar dan warna merah, pita diperbesar, warna dress hitam credit : OurVintageHouse |
Dan seperti biasa, bridezilla gue SELALU kambuh jika menyangkut how do i look dan Prewed Things. Gue masih belum dapat gaun untuk foto di depan Gereja Katedral. Kalo kata marketing Antheia, karena Gereja Katedral nuansa nya gothic, gaun gue harus dramatis, bagusnya warna hitam atau merah. Dan gue pusiiing harus cari dimana gaunnyaaaa...Beli, ga ada yang sreg! Jahit, ga cukuuuuup waktunya! Sewa, mahaaaal 1-4jt an!! Ogah!!
Jadinya gue masih struggle dengan gaun prewed gue. Bahkan rasanya gara-gara prewed ini, mood gue untuk ngurusin Surat Keterangan RT/RW + Kelurahan + Catatan Sipil terbengkalai.
Beginilah obsesi jadi model ga kesampean *deep sigh*
NB : esok setelah gue post blog ini, gue fitting untuk louise brooks dress, gue nyesel list di dada diperbesar, jadinya kebesaran dan malah jadi aneh hiksssss...lucuan di pic nya hiksssss....
NB : esok setelah gue post blog ini, gue fitting untuk louise brooks dress, gue nyesel list di dada diperbesar, jadinya kebesaran dan malah jadi aneh hiksssss...lucuan di pic nya hiksssss....


.jpg)

.jpg)



.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

No comments:
Post a Comment