Showing posts with label Prewedding Photos. Show all posts
Showing posts with label Prewedding Photos. Show all posts

Thursday, July 26, 2012

Prewed Photos *Raw Files*

Akhirnya raw files nya dikirim juga sama ci lisa dan sukses bikin gue menjerit-jerit
Bukannya lebay, tapi dari 225 photos yang uda dipilah Ko Ray, hanya 63 photos yang sukses layak tampil *itupun gue akan ngotot minta sotosop* karena muka gue gemuk banget dan jerawat gue yang ga bersahabat nongol 2 biji ketika prewed day.

Daaaaan....hal yang paling gue sesali pertama kali ketika melihat hasil prewed gue adalah : MUKA GUE OREN DISELURUH FOTO!!! 

So girls, lesson learned! Jangan nekat hanya karena control freak!! Let it flow ketika prewed, ga apa-apa meleset dari jadwal, yang penting semua vendor pilihan elu adalah vendor yang uda diyakini terbaik untuk elu





Monday, July 16, 2012

Behind The Scene

Well...i promised you, there'll be behind the scene photos. Tapi nge-blurr yaaaa...maklum cuma si mbak gaul aja yang bisa digotong buat nemenin prewed shoot ini


Makeup pagi, rambut digerai. I don't like the makeup, ini uda yang terbaik yang Aan coba karena makeup subuhnya rrrrr...jelek!!

Makeup dihapus tapi foundie ga bisa karena takut kulit gue ngelotok parah


with jepit bebek


I love U, Aan :* the makeup is gorgeous *ga jadi marah*


Ups...mata gue merem


Another hair do for Fuschia Dress






with great talents: Ko Ray + Aan + mbak Parti yg nerbang2in rok :P


Changed makeup + hairdo for night photoshoot, lebih medok

Friday, July 13, 2012

Prewedding Outdoor Shoot

Jadiiii...a friend of mine uda wanti-wanti kalo prewed itu cape dan banyak unexpected things happen. Jadi gue berusaha serealistis mungkin walau gue amat sangat berharap bahwa semua lokasi foto sesuai keinginan gue bisa dikunjungi.

Lokasi prewed gue adalah :
1. Gunung Pancar
2. Kebun Raya Bogor
3. Gereja Katedral Jakarta
4. Bebasss...bisa cafe, ancol, mini cinema, etc

-EDITED FOR SOME REASON-

Singkatnya, gue telat makeup karena perut gue sakit, makeup akhirnya dimulai jam 3 subuh. Selesai makeup jam 5.30. Dan hasilnya errrr....i don't like it at all. Jujur yah....makeupnya kacrut abis! Tone foundationnya oren, mata gue keliatan sayu dan turun kebawah, eye lashes nya kayak banci, dan parahnya leher gue seolah-olah ilang menyatu dengan pipi gue!!!
Maklumlah, MUA dadakan ini ternyata baru belajar makeup 3 bulanan. Hasilnya begitu ketemu MUA resmi gue untuk prewed session ini, dihapussssss semuanya. Dan proses makeovernya sekitar 1 jam. 

Oia, gue kaget ketemu Ko Ray. He's so humble, funny, and easy to work with. Padahal Ko Ray owner Antheia lho. Oia, Ko Ray really looks like my big boss!! Sampe perawakannya, suaranya dan banyolannya.

Begitu selesai makeup, jadilah mulai foto di Gunung pancar jam 8 *which is sama aja kalo gue ga ngotot untuk makeup dengan another mua subuh-subuh, makeup dengan MUA gue dimulai jam 6 selesai jam 8* 

Selesai foto jam 9an. Walau gue sempat minta ke Ko Ray untuk foto di antara pepohonan pinus dibagian bawah, ada semak-semak gitu. Tapi Ko Ray menyarankan ga usa karena hasilnya sama saja dengan foto dibagian atas. Ya sudahlah, saya percaya dengan Ko Ray yang memang professional.

Lalu lanjut ke KRB. Tiba di KRB jam 10 lewat. Urus perijinan, selesai jam 10.30. Lalu memutuskan untuk makan di Cafe Dedaunan, sekalian MUA gue baru rombak total makeup gue. Ternyata oh ternyata MUA gue emang perfeksionis, makeup gue selesai jam 1 siang. Karena gue request untuk finger wave hair do yang rumit.

Dan lanjut makan. Selesai makan jam 1.30

Ko Ray uda prediksi ga akan sempat ke Katedral Jakarta. Maka akan dibablas di KRB. Gue sempat nge-drop begitu tau ga akan sempat foto di Katedral Jakarta. Padahal gue kepengen banget foto di Katedral with gothic, glamour and vintage style :(

Benar aja perkiraan Ko Ray. Selesai foto di KRB jam 6 sore. Dan gue bersyukur karena doa gue dikabulkan oleh Tuhan. Gue minta agar Bogor ga hujan hari itu. Ko Ray aja sampe bingung kenapa ga hujan sama sekali selama di KRB. Dan laki gue juga sempat bingung, karena Bogor selalu hujan jam 12-1 siang atau jam 4 sore.

Setelah itu, sempat pulang kerumah di Bogor untuk beres-beres dan ganti baju. Lalu jam 7 malam berangkat ke Jakarta. Dan Jakarta macet+ hujan...lengkap lah sudah. 

Tiba di Jakarta jam 8.30 malam. Dan akhirnya kita putuskan foto di Le Bridge Ancol karena keabisan ide untuk lokasi foto, sebelumnya rencana untuk foto di mini cinema tapi ternyata gue salah booking jam. Yaitu jam 6 sore. Dan jam 8 malam sudah full booked.

Sampai di Ancol jam 10 kurang. Lalu we did a quick shoot, just a couple shoot. Selesai jam 10.15

Prewed outdoor done!! 

Dan gue salut abisa ama Ko Ray. Dia tiba di Bogor jam 5.30 hingga jam 10.30, energinya ga habis-habis. Ga ada raut muka bete/cape sedikitpun dari Ko Ray. Sepanjang hari ngebanyol dan ketawa, bikin suasana cair dan enak.

Gue masih sedih sebenarnya, ga keburu sama sekali foto di Katedral Jakarta *hingga hari ini gue masi mikir untuk prewed outdoor tambahan khusus di Katedral Jakarta bwahahahahaha*

NB : despite the drama of my MUA, i'm in between love and hate him! He's really damn good in what he's doing. Jadi saran gue, keep chat history between u and him + detail dan follow up terus mengenai kesepakatan awal. 
And definetely i'll use his talent in the future for another ocassion. Oia, foto behind the scene menyusul :)

Wednesday, June 27, 2012

D.R.A.M.A

Drrrrrrraaaaamaaaaaaaa of BrideZILLA

What kind of drama???

PREWEDDDING DRAMA

Mungkin ga sih cuma gue, brideZILLA yang paling puyeng sedunia cuma karena prewedding??? 40 persen blog ini kayaknya cuma diisi dengan kelebay-an gue mengenai prewedding photo.

Hal yang gue sesali adalah ketika sadar, gaun yang gue jahit semuanya model mermaid T_T 
No ballgown nor a line dress :(

Dan gaun yang rencananya niru Armani, ternyata Ci Siufa ga punya bahan yang mirip dengan Armani tersebut, padahal modelnya simple abis dan sengaja dimewahin di bahan biar keliatan outstanding. Terpaksa digagalkan rencana untuk jahit gaun ini.

Armani Inspiration


Dan hari ini baru menemukan web lucu buat wedding inspirasi apalagi kalo lagi cari inspirasi gaun-gaun prewed dan wedding : Weddingchicks 


Jadi kepikiran sesorean ini, pengen model gaun laiiiin....sedangkan waktunya uda mepet, ga mungkin bikin baru lagi.

Dan dari kemarin uda kontek Hian Tjen + Gladiolus. Sewa prewed gown di Hian Tjen harganya 3jt nett. Sewa di Gladiolus 4-12jt nett.
Di Hian Tjen, pilihan gaunnya terbatas sekali, tapi kualitasnya couture banget. Di Gladiolus, gaunnya banyak pilihan dan kualitasnya ga diragukan, couture abis. 

Tapi mikir-mikir kok ga rela ya uang segitu dihamburkan cuma untuk SEWA gaun T_T

Dan kegalauan lainnya, gue mau pake heels 12cm biar gaun-gaun yang uda gue jahit, jatuhnya bagus. Sedangkan tinggi fiance standar ala asia, kalo gue pake heels 12cm, tinggi gue dan fiance hampir sama. I'm 156 cm so you do the count.
Maka rencananya fiance pake hidden heels 7cm di sepatunya. Daaaan kemarin lupa bilang ke designer Wong Hang kalo celana fiance jangan dipotong terlalu banyak, lalu akhirnya cuma disisain 4cm. Hiksss T_T

If you don't have idea what is hidden heels, check this out : Keeves Shoes




Cool, uh??

Tapi sekarang harus bubar grak rencana diatas dan malah jadi galau ga jelas....jadi plan B nya adalah, wiken ini mau coba ke Stop n Go, coba nanya untuk pasang heels 3cm di sepatu fiance dan coba memanjangkan celana fiance 3cm.

Oh preweddddd....cepatlah usai biar gue ga galau berlebihan....

Properti yang harus dibawa untuk prewed photo session :
1. Softfel (kata sepupu gue, nyamuk di KRB ganas banget)
2. Headpiece
3. Aksesoris *beberapa harus beli dulu biar mecing sama gaun*
4. Koper vintage
5. Mini lamp vintage *yesss...i'm obssesed with french vintage style*
6. Softlen
7. Sepatu fiance *harus ditambahin dulu heelsnya*
8. Sepatu wedges 12cm
9. Sepatu merah
10. Baju + Celana putih fiance
11. Dasi kupu-kupu merah fiance
12. Sweater hitam fiance
13. Jas hitam fiance
14. Kemeja putih fiance
15. Tuxedo fiance
16. Gaun-gaun + minidress gue *beserta mini dress cadangan*
17. Celana Jeans fiance *harus dipotong dulu, kepanjangan*
18. Beli bunga segar di pasar bogor atau ke rawa belong dulu malam sebelum prewed
19. Gel rambut fiance
30. Kaos kaki fiance

Sekian itu dulu. Kalo ada yang inget, nanti gue update lagi. Jangan bosen dengerin ocehan gue tentang prewedding session ya. Asli, gue juga pengen cepet-cepet selesai biar lega :(

Thursday, June 21, 2012

Happy Day

Suatu pagi sehari setelah gue ngepost "Photografer Review" , tiba2 Ci Lisa - Marketing Antheia sms menanyakan gue lagi sibuk atau ga? Karena Ci Lisa mau telp. Berhubung gue lagi cuti karena mau ngurus form N1, N2, N4 ke kelurahan, maka gue sms balik info kalo ga masalah telp gue karena gue lagi cuti.

Ga lama, Ci Lisa langsung telp dan menawarkan sesuatu....yang bikin gue senyum sumringah dan rasanya kepengen teriak kegirangan....penawarannya adalah..............................................


VOUCHER UPGRADE PREWEDDING PHOTO WITH KO RAY FOR ONLY 2.5 MIO


Photo with Ko Ray is one of my dream!! Padahal normalnya Ko Mike dengan Ko Ray, beda hampir 4x lipat nya. Ci Lisa ternyata ingat kalo gue pernah mention, kepengen banget difoto sama Ko Ray. Jadi dia langsung keep 1 voucher buat gue, dimana vouchernya cuma tersedia 5 buah. Dan Ci Lisa ngomong gini "Ga apa-apa ya, Ci, ga bisa foto sama Ko Ray pas wedding day. Yang penting bisa prewedding sama Ko Ray" 

Ci Lisaaaaaa...i lope u pulllllll!!!!!!! 

Nah....dalam rangka apakah voucher tersebut?? Ternyata dalam rangka promosi studio indoor baru Antheia. Dan Ci Lisa pun berbaik hati mengirimkan foto-foto contoh studio indoor. And i love it...tapiii...propertinya masi kurang banyak ya, Ci Lisa hehehehe :P

Yak...drama Prewed Gown pun masi berlanjut...it killings me...literally! Karena gue memutuskan untuk foto indoor dengan jarak 10 hari dari foto outdoor, gue cape mikirin gaun+konsep lagi. Jadi dideketin aja biar bablas leganyaaa kalo uda selesai prewed. Tapi sekarang gue keabisan ide dan nekat untuk sewa aja walau pasti akan merogoh kocek dalam-dalam hiksssss T_T

Saturday, June 16, 2012

Photografer Review

Hari ini gue baru keingetan kalo ga pernah review vendor-vendor gue 1 pun. Dan hari ini gue pengen review vendor foto gue.

Antheia ini adalah vendor ke 2 setelah gedung yang langsung gue deal-kan di pertemuan kedua dan berpuluh-puluh email revisi harga dan bonus *judulnya aja usaha*

Duluuuuu jauuuuuh sebelum gue ada rencana nikah dengan siapapun, gue sering ngintipin blog fotografer. Dan bermimpi kapan ya bisa prewed seperti ini? Kapan ya bisa tampil cantik dan bahagia karena menikah dengan orang yang tepat lalu didokumentasikan dengan indah? Kapan ya?

Ga sengaja, gue menemukan blog Anthiea, hasil browsing iseng dari forum.
Dan gue juga suka banget dengan hasil foto Antheia dan diam-diam dalam hati gue berkata, one day i will use Antheia as my prewedding and wedding photografer *padahal waktu itu gue lagi jomblo hahahaha*

Lalu the day has come, 3 tahun kemudian, my prince charming proposed me. Dan gue masih mengingat Antheia dengan baik. Lalu gue coba browsing lagi. Ternyata Antheia makin cantik fotonya :) 

Tapi gue juga mencari another option for photografer vendor di wedding fair. Dan tertariklah gue dengan booth Photohau*, lihat hasil foto-foto nya dan apalagi setelah diperlihatkan photo box yang unik-unik. Makin tertariklah gue dengan vendor ini. Lalu diberikan quotation dan discount beserta bonus yang menggiurkan. 
Bonusnya antara lain : upgrade photo box, upgrade free special canvas frame, discount 8jt, free 2 mini album dan free photoclip. Syaratnya harus saat itu juga deal baru gue mendapatkan bonus yang dijanjikan. 
Tepok jidat dulu deh...ga segampang itu deal dengan vendor yang harganya puluhan juta, apalagi foto bukan hal yang krusial dan harus diputuskan saat itu juga.

Lalu gue pun minta agar quotation mereka di postponed sampai akhir minggu depan karena gue mau mikir-mikir dulu. Awalnya mereka desak untuk deal saat itu juga tapi karena gue bersikeras tidak mau deal saat itu juga, akhirnya mereka cuma menjanjikan bonus yang sama tapi tanpa free special canvas frame. Oke, gue pun berpikir ga masalah. Toh gue nanti bisa nego dan ngerayu Photohau* lagi.

Dan seminggu kemudian, gue kontek Antheia untuk janjian ketemu. Sebelumnya mereka kirim quotation harga ke email. Sempet kaget juga karena ketika ditotal, harganya hampir 1.5x lipat dari harga Photohau*

Tapi toh gue tetap ingin datang dan melihat Antheia. Maka dimulailah pencarian alamat Antheia di PIK.

Rukan Cordoba Blok B-30, Bukit Golf Mediterania
Pantai Indah Kapuk, Jakarta – Indonesia
phone: (+62-21) 5698-3430 / 6881-9801 / 928-6403

mobile phone: +62-816-189-4297


Begitu sampe di PIK, berhubung gue cuma pernah numpang lewat dan ga pernah main di PIK, sempet muter-muter nyasar sampe pusing, nanya kanan kiri ke tukang parkir. Rata-rata tukang parkir tau Antheia, tapi mereka tidak kasih petunjuk yang jelas. Telp ke Antheia tapi tidak diangkat sama sekali sampai rasanya mau nyerah aja. Setelah 45 menit akhirnya ketemu lokasinya. Ternyata ruko mereka ada dibagian dalam, melewati gang kecil yang ngumpet diantara ruko dan pepohonan. 
Tidak ada papan nama/petunjuk sama sekali jika itu adalah Antheia. Berkat kejelian my fiance lah, dia bisa liat properti interior yang manis dan vintage didalam ruko yang gelap dan keliatan tidak berpenghuni *thanks God, katanya Antheia mau pindah ke ruko depan dan pasang billboard, jadi capeng lainnya ga perlu mengalami seperti gue*

Akhirnya kami disambut oleh Ci Lisa, marketing Antheia. Orangnya ramah + cukup bawel + informatif. Di Antheia sendiri, ada 3 fotografer tetap which is katak beradik eh koko ade semua. 
Paling besar adalah Ko Ray, pendiri Antheia dimana menurut gue, foto Ko Ray paling indah diantara yang lain. Tengah adalah Ko Dave. Dan bontot adalah Ko Mike.

Kami disodorin price list dari ketiga fotografer tersebut. Hanya Ko Dave lah yang tidak menangani prewed foto. Jadi kami cuma punya 2 pilihan untuk prewed foto, dimana harga Ko Ray dan Ko Mike cukup timpang, karena berdasarkan pengalaman dan jam terbang.

Lalu setelah diskusi panjang, dan lihat-lihat hasil foto antheia yang belum dipublish dan un-edited. Rasanya hati ini meledak girang karena melihat foto un-edited nya aja uda bagus banget. Setelah pertemuan pertama, Ci Lisa janji akan mengirimkan quotation baru dimana prewedding dan wedding H-Day dengan Ko Mike + Video shoot on H-Day.

Ketika gue terima email Antheia, gue masi ragu-ragu antara Photohau* atau Antheia. Terus terang, gue amat sangat tertarik dengan bonus Special Canvas Frame nya Photohau* hahahaha...yeah, i am that shallow!

Dari segi harga, Photohau* jauh lebih murah dari Antheia. Tapi dari skill, gue bakalan jauh lebih tenang ditangan Antheia. Tapi ketika diperhatikan, ternyata harga prewed dengan Photohau*, lebih mahal 3jt dari Antheia dengan Ko Mike. Tapi harga Photohau* beda sekitar 40% dari Antheia di H-Day dimana akan  mendapatkan 3 photografer. Sedangkan Antheia hanya ada 2 photografer di H-Day dengan harga lebih mahal.

Dilema dan galau melanda hingga 1 bulan lebih. Apalagi ketika gue sudah memutuskan fixed untuk prewed di Kebun Raya Bogor. Dan ketika meeting dengan Photohau*, ternyata owner Photohau* which is yang bakalan foto untuk prewed, GA PERNAH foto di Kebun Raya Bogor. 
Malah dia kebingungan dan nanya balik, kayak apa tempatnya? 
*Gue sampe bingung sama fotografernya, pas SD apa ga pernah kesana sama sekolah/keluarganya apa yak??*

Dan kegalauan makin melanda ketika gue memperhatikan tema prewed Photohau* semuanya tema fun dan romantic casual. Ga ada tema classic glamour. Dan ketika gue menanyakan kemampuan sang owner untuk prewed dengan tema classic glamour, apa dia ngerti dengan mau gue?
Sang owner cuma angguk-angguk kepala dengan agak ga yakin dan minta dikirimkan contoh-contoh foto seperti apa yang gue mau.

Blas lah gue....makin galau komplit pake telor. Disatu sisi ingin pakai Photohau* dari segi harga dan skill cukuplah. Tapi disatu sisi, gue yakin akan tenang banget di tangan Antheia.

Setelah bergalau-galau ria, curhat ke sesama capeng, dan browsing kanan kiri. Akhirnya fiance buka omongan dan keputusan bahwa lebih baik pakai Antheia yang sudah jelas bagus dan professional dibanding vendor yang bakal bikin gue deg-deg an.

Dan lega lah gueeee...akhirnya gue pun say bye-bye ke Photohau* dan merencanakan meeting kedua dengan Antheia. Di meeting kedua, gue sempet nego dengan Ci Lisa, berharap diturunkan harganya karena i've been dreaming using Antheia on my Special Day, my Once Lifetime Moment since 3 years ago.

Dan Ci Lisa kayaknya terharu sama cerita gue *ahahahahahahahaha* lalu dia bilang akan coba bantu nego dengan bagian finance dan akan mengabari gue secepatnya.

Lalu 2 hari kemudian, Ci Lisa mengirimkan email kabar baik, gue dapat diskon cukup lumayan, free charge of mua on prewed, free indoor studio photo, free 15 poses indoor studio photo, upgrade photo box ke paket Ko Ray, free photoclip. Dan my fiance minta agar ditambahkan Same Day Edit package. Lalu final quotation keluar. Dan ijin ke keluarga lalu di approved. Dan bahagialah hati ini....syalalalalala....sekarang saya bisa tidur nyenyak setelah mendapatkan vendor impian.

Thanks berat to Ci Lisa - Marketing Antheia yang sungguh professional :) 
Ci lisa selalu rajin update dan cukup sering menelepon untuk memberi kabar, responnya cepat untuk mengirim dan membalas email maupun sms, selalu menepati janji, ramah keterlaluan, dan helpful. U're Antheia's asset karena marketing staff adalah ujung tombak dari semua vendor-vendor yang bergerak di bidang pernikahan dimana makin hari, makin banyak saingan bermunculan.

NB : for some reason, gue akhirnya pilih Ko Dave untuk H-Day ;) inginnya sih Ko Ray, apa daya...out of budget T_T

Monday, June 11, 2012

Prewed

Cita-cita gue dari dulu pas liat foto-foto prewedding, gue ingin foto yang classic timeless dan super unique. 

Gue sendiri paling suka sama pepohonan+rimbunan dedauan+hamparan padang rumput+padang bunga. Gue ingin sekali prewed dengan background tersebut, membayangkan foto diantara pepohonan dan hamparan bunga. Tapi di Jakarta adanya gedung perkantoran dan mall, hamparan debu dan macet wkwkwkwk

Kalo mau ya keluar negri, minimal di Singapore yang punya Botanical Garden. Tapi budget terbatas :( Akhirnya gue putuskan foto di Kebun Raya Bogor, walau tetap ragu-ragu karena rasanya kok kurang greget ajaaaaaa. 

Untungnya ga sengaja gue liat foto prewed WO gue di hutan pinus yang konon ada di Bogor, dan gue pun mendesaaaak WO gue untuk menanyakan lokasi prewed nya ke fotografer mereka *tepatnya meneror WO gue untuk nanyain ke fotografer mereka, lokasi prewed itu dimanaaaa...dimanaaa....dimanaaa?? *sabar ya, Gusti & Claudy sama capeng lu yang sableng binti sarap ini*


Ternyata di Gunung Pancar di Bogor. Gue pun langsung semangat membara untuk googling, dan gambarnya tidak mengecewakan, selain itu Gunung Pancar juga sering dikunjungi orang-orang yang rally bike karena medan pegunungan yang naik turun berliku-liku.

Gue uda ngotot sama laki gue, kami harus survey tempat ke Gunung Pancar karena gue uda super penasaran ingin lihat hutan pinus aslinya seperti apa. Dan kami berangkat pagi-pagi pas weekend jam 8. Tiba di Gunung Pancar jam 9 lewat karena macet di Sentul. Sepanjang perjalanan, agak miris karena dikaki Gunung Pancar ternyata sedang dibangun perumahan :(
Kebayang ga apa jadinya Indonesia 10 tahun kemudian? Semuanya sibuk memikirkan diri sendiri dan melupakan nasib bumi ini. Hutan ditebang dan dibakar, air dicemari, hewan dibunuh hingga punah. Kebayang ga anak cucu kita nantinya harus menderita akibat ulah kita sendiri? Oh well.....

Back to Gunung Pancar, pas sampe rasanya bahagia banget!! Pepohonan pinus sepanjang mata memandang, semuanya pohon pinus rapat-rapat dan indaaaaaah banget, kayak bukan di Indonesia deh. Kayak di pelem The Lord of the Rings *yesss...i am a LOTR geek!!!*
Gue teriak kesenengan, finally we get our prewed location!!! 


Akhirnya lengkap sudaaah itinerary prewed gue


03.00 - 05.00 Make Up by Aan
05.00 - 06.00 OTW to Gunung Pancar
06.00 - 08.00 Prewed Photo at Gunung Pancar
08.00 - 09.00 OTW to Kebun Raya Bogor
09.15 - 10.00 Retouch & Re-Hair Do
10.00 - 12.00 Prewed Photo at Kebun Raya Bogor
12.00 - 14.00 OTW to Jakarta, Gereja Katedral
14.00 - 15.00 Lunch sekitar Menteng + Nyambi Retouch & Re-Hair Do
15.00 - 15.30 OTW to Gereja Katedral
15.30 - 16.30 Prewed Photo at Gereja Katedral
16.00 - 17.00 OTW to Huize Trivelli Cafe
17.00 - 18.00 Prewed Photo at Huize Trivelli Cafe


credit : Antonio Edo Photography


Gunung Pancar
credit : google


Gunung Pancar
credit : google

Rencananya pake gaun ini untuk foto di Gunung Pancar
credit : nyolong di blog Jose Villa


Kebun Raya Bogor
credit : google


Kebun Raya Bogor
credit : google


Kebun Raya Bogor
credit : google

Vera Wang Dress Inspiration for photo at KRB
credit : google


Gereja Katedral
credit : google


Gereja Katedral
credit : google


Huize Trivelli Cafe

Huize Trivelli Cafe
credit : google

Huize Trivelli Cafe
credit : google

Mini Dress for photo at Huize Trivelli Cafe
Pesen di Ourvintagehouse tapi dimodifikasi halter neck diubah jadi one strap shoulder, list nya diperlebar dan warna merah, pita diperbesar, warna dress hitam
credit : OurVintageHouse

Dan seperti biasa, bridezilla gue SELALU kambuh jika menyangkut how do i look dan Prewed Things. Gue masih belum dapat gaun untuk foto di depan Gereja Katedral. Kalo kata marketing Antheia, karena Gereja Katedral nuansa nya gothic, gaun gue harus dramatis, bagusnya warna hitam atau merah. Dan gue pusiiing harus cari dimana gaunnyaaaa...Beli, ga ada yang sreg! Jahit, ga cukuuuuup waktunya! Sewa, mahaaaal 1-4jt an!! Ogah!! 

Jadinya gue masih struggle dengan gaun prewed gue. Bahkan rasanya gara-gara prewed ini, mood gue untuk ngurusin Surat Keterangan RT/RW + Kelurahan + Catatan Sipil terbengkalai. 

Beginilah obsesi jadi model ga kesampean *deep sigh*


NB : esok setelah gue post blog ini, gue fitting untuk louise brooks dress, gue nyesel list di dada diperbesar, jadinya kebesaran dan malah jadi aneh hiksssss...lucuan di pic nya hiksssss....