Jadiiii...a friend of mine uda wanti-wanti kalo prewed itu cape dan banyak unexpected things happen. Jadi gue berusaha serealistis mungkin walau gue amat sangat berharap bahwa semua lokasi foto sesuai keinginan gue bisa dikunjungi.
Lokasi prewed gue adalah :
1. Gunung Pancar
2. Kebun Raya Bogor
3. Gereja Katedral Jakarta
4. Bebasss...bisa cafe, ancol, mini cinema, etc
Singkatnya, gue telat makeup karena perut gue sakit, makeup akhirnya dimulai jam 3 subuh. Selesai makeup jam 5.30. Dan hasilnya errrr....i don't like it at all. Jujur yah....makeupnya kacrut abis! Tone foundationnya oren, mata gue keliatan sayu dan turun kebawah, eye lashes nya kayak banci, dan parahnya leher gue seolah-olah ilang menyatu dengan pipi gue!!!
Maklumlah, MUA dadakan ini ternyata baru belajar makeup 3 bulanan. Hasilnya begitu ketemu MUA resmi gue untuk prewed session ini, dihapussssss semuanya. Dan proses makeovernya sekitar 1 jam.
Oia, gue kaget ketemu Ko Ray. He's so humble, funny, and easy to work with. Padahal Ko Ray owner Antheia lho. Oia, Ko Ray really looks like my big boss!! Sampe perawakannya, suaranya dan banyolannya.
Begitu selesai makeup, jadilah mulai foto di Gunung pancar jam 8 *which is sama aja kalo gue ga ngotot untuk makeup dengan another mua subuh-subuh, makeup dengan MUA gue dimulai jam 6 selesai jam 8*
Selesai foto jam 9an. Walau gue sempat minta ke Ko Ray untuk foto di antara pepohonan pinus dibagian bawah, ada semak-semak gitu. Tapi Ko Ray menyarankan ga usa karena hasilnya sama saja dengan foto dibagian atas. Ya sudahlah, saya percaya dengan Ko Ray yang memang professional.
Lalu lanjut ke KRB. Tiba di KRB jam 10 lewat. Urus perijinan, selesai jam 10.30. Lalu memutuskan untuk makan di Cafe Dedaunan, sekalian MUA gue baru rombak total makeup gue. Ternyata oh ternyata MUA gue emang perfeksionis, makeup gue selesai jam 1 siang. Karena gue request untuk finger wave hair do yang rumit.
Dan lanjut makan. Selesai makan jam 1.30
Ko Ray uda prediksi ga akan sempat ke Katedral Jakarta. Maka akan dibablas di KRB. Gue sempat nge-drop begitu tau ga akan sempat foto di Katedral Jakarta. Padahal gue kepengen banget foto di Katedral with gothic, glamour and vintage style :(
Benar aja perkiraan Ko Ray. Selesai foto di KRB jam 6 sore. Dan gue bersyukur karena doa gue dikabulkan oleh Tuhan. Gue minta agar Bogor ga hujan hari itu. Ko Ray aja sampe bingung kenapa ga hujan sama sekali selama di KRB. Dan laki gue juga sempat bingung, karena Bogor selalu hujan jam 12-1 siang atau jam 4 sore.
Setelah itu, sempat pulang kerumah di Bogor untuk beres-beres dan ganti baju. Lalu jam 7 malam berangkat ke Jakarta. Dan Jakarta macet+ hujan...lengkap lah sudah.
Tiba di Jakarta jam 8.30 malam. Dan akhirnya kita putuskan foto di Le Bridge Ancol karena keabisan ide untuk lokasi foto, sebelumnya rencana untuk foto di mini cinema tapi ternyata gue salah booking jam. Yaitu jam 6 sore. Dan jam 8 malam sudah full booked.
Sampai di Ancol jam 10 kurang. Lalu we did a quick shoot, just a couple shoot. Selesai jam 10.15
Prewed outdoor done!!
Dan gue salut abisa ama Ko Ray. Dia tiba di Bogor jam 5.30 hingga jam 10.30, energinya ga habis-habis. Ga ada raut muka bete/cape sedikitpun dari Ko Ray. Sepanjang hari ngebanyol dan ketawa, bikin suasana cair dan enak.
Gue masih sedih sebenarnya, ga keburu sama sekali foto di Katedral Jakarta *hingga hari ini gue masi mikir untuk prewed outdoor tambahan khusus di Katedral Jakarta bwahahahahaha*
NB : despite the drama of my MUA, i'm in between love and hate him! He's really damn good in what he's doing. Jadi saran gue, keep chat history between u and him + detail dan follow up terus mengenai kesepakatan awal.
And definetely i'll use his talent in the future for another ocassion. Oia, foto behind the scene menyusul :)