Sebenarnya untuk dekorasi ga bisa di review lengkap karena kan belum dilihat dekorasi nyatanya. Tapi disini gue mau sharing lebih ke arah service dari vendor dekor gue yaitu : CENCORED
Awal gue memutuskan untuk menggunakan CENCORED itu cukup rumit.
Untuk urusan dekor waktu itu gue sampe ketemu sekitar 5 vendor : Ju*iana Dekor, G*asida Dekor, De S*etsa, Ev*in Dekor, dan terakhir CENCORED.
Mulanya gue dan fiance naksir sama Ju*iana Dekor dan meeting dengan ownernya sendiri. Dari gaya nya yang ceplas ceplos dan mukanya yang judes, somehow gue suka sama si tante ini. Keliatan orangnya cukup fair dan tegas tapi jeleknya agak susah nego harga padahal starting pricenya cukup mahal.
Malah pas gue ketemu CENCORED waktu itu yang datang adalah Mas Heru - Marketing dan entah siapa namanya dari bagian designnya. Pembicaraan alot sekali dan keliatannya mereka ga nangkap tema yang gue inginkan. Mereka hanya "hmm..bisa..bisa...hmm...bisa" dan menunjukkan foto-foto contoh dekorasi yang telah mereka kerjakan. Gue bener-bener ga terkesan sedikitpun dengan CENCORED
Lalu WO gue agak memaksa gue untuk bertemu dengan De S*etsa, penuhnya jadwal mereka sampai bikin gue malas untuk ketemuan karena kesannya kok gue yang kejar-kejar. Tapi WO gue meyakinkan gue bahwa gue akan suka dengan De S*etsa. Dan bener aja, ketika gue uda ketemu dengan owner De S*etsa, gue langsung jatuh cinta dengan ide-ide ownernya yang out of box dan fresh. Saat itu juga dia banyak memberikan gue masukan-masukan mengenai dekor dan tema serta properti-properti yang sesuai dengan keinginan gue. WO gue pun puas melihat gue begitu excited.
Tapi sayangnya setelah pertemuan itu, De S*etsa terkesan ogah meladeni gue. Hingga gue rasanya begitu marah dan langsung menegur WO gue untuk menanyakan niat De S*etsa. Dan jawabannya cukup bikin gue sakit hati, katanya mereka malas untuk menerima klien dimana venue nya tidak rekanan dengan mereka sehingga harus membayar charge tambahan. Disaat itu juga, mereka mengirimkan price list dimana harganya bikin gue ingin ketawa.
Entah karena gue terlanjur marah dan negatif terhadap mereka, gue merasa price list De S*etsa dibuat dengan asal-asalan agar gue mundur karena harganya ga sesuai budget.
Lalu gue coba untuk bertemu dengan G*asida dan E*lin. Owner G*asida baik dan ramah, sayang ketika itu ownernya keluar negri hingga price list nya dikirimkan kira-kira 2-3 minggu kemudian dimana gue sedang terburu-buru untuk segera deal dengan dekorasi. Jadi gue coret dari daftar. Lagipula gue agak bosan melihat gaya G*asida dimana menurut gue, dekor mereka hanya copy paste dari contoh dekor-dekor yang telah mereka kerjakan. Harganya pun ga sesuai budget, dan beberapa properti yang gue minta, selalu dikenakan charge tambahan bzzzzz....
Dan terakhir gue coba kontek E*lin Dekor. Ketemu langsung dengan ownernya. Dari semua vendor dekor yang pernah meeting dengan gue, E*lin ini langganan tetap dari klien-klien yang menikah di Bapindo dan juga merupakan vendor rekanan. Jadi E*lin sudah hafal mati dengan denah, staff in charge, problem teknis yang biasa terjadi, etc.
My fiance sempat tertarik dengan E*lin, ditambah harganya cukup murah. Tapi sayangnya ga sesuai dengan ekspektasi gue. Bagi gue, dekornya agak sedikit kuno dan boring, propertinya pun agak ketinggalan jaman dan sedikit.
Ketika gue menanyakan beberapa hal, E*lin agak keberatan, bagi mereka dekor harus yang praktis. Untuk kombinasi warna yang gue inginkan pun, mereka agak keberatan karena tidak pernah handle bride dengan keinginan seperti gue. Jadi gue langsung coret vendor ini dari list gue walau sebenernya fiance suka dengan E*lin.
Lalu akhirnya yang tersisa hanyalah CENCORED yang masi dalam tahap meraba-raba. Akhirnya gue putuskan untuk bertemu kedua kalinya. Oia, jauh sebelum gue memutuskan untuk bertemu lagi, mereka sudah mengirimkan contoh sketsa dari dekor yang gue inginkan. Biasanya vendor dekor lain hanya akan mengirimkan sketsa dimana sudah deal dan DP. Jadi gue cukup terkesan dengan keberanian CENCORED. Sayangnya sketsanya masih jauh dibawah keinginan gue.
Maka ketika bertemu kedua kalinya, kali ini hanya Mas Heru - Marketing nya yang datang. Kami berdiskusi dan membicarakan kombinasi warna. Gue pun minta WO untuk menemani, agar WO gue lebih bisa menerjemahkan isi otak dan keinginan gue ke CENCORED Pertemuan kedua ini nampaknya bisa membuat Mas Heru menangkap keinginan gue. Yang tadinya dekor didominasi dengan kain dan warna lime green, akhirnya menonjolkan warna bright yellow dan sage green, dipadu tangerine dan off white serta memakai wisteria dan rose wall.
Cukup rumit sebenarnya pembicaraan dekor ini. Tapi at least dipertemuan kedua, Mas Heru sudah menangkap bentuk pelaminan yang gue inginkan, rangkaian bunga diatas pelaminan yang gue inginkan, dekorasi lorong dan photo booth yang gue inginkan. Tapi tidak dengan warna!! Di sketsa kedua yang dikirimkan, rupanya warna lime green masi menonjol.
Akhirnya gue memutuskan untuk bertemu lagi ketiga kalinya. Di pertemuan inilah akhirnya Mas Heru baru mengerti keinginan gue, karena kali ini gue paksa untuk bawa contoh warna kain huahahahahaha....dan bener aja, dia malah menunjuk warna hijau yang agak kekuningan dan shinny ewwww.....
Dan gue pun rombak warna-warna dipelaminan dan lorong. Gue menginginkan tangerine dan off white ditonjolkan kali ini. Gue minta dilorong untuk tidak menggunakan warna hijau dikain sedikitpun, kecuali untuk wisteria disisi kanan kiri yang memang berwarna hijau gelap. Ditambah dengan nego alot dimana gue minta bermacam-macam properti dimana CENCORED belum memiliki sehingga mereka terpaksa harus beli properti tersebut :D dan bonus hand bouquet untuk bridesmaid, hairpiece untuk flower girl, corsage untuk groom dan keluarga besar.
Lalu final price list dikirimkan. Cukup membuat gue kaget. Karena gue berpikir, CENCORED masi nama baru didunia wedding. Portfolio nya pun masi sedikit. Gue sendiri diberitahu mengenai CENCORED dari owner tempat penyewaan dress untuk bridesmaid. Lalu gue curhat ke WO gue, dan WO gue minta untuk dikirimkan price list tersebut untuk mereka teliti. WO gue pun berkesimpulan dengan nama CENCORED yang belum terkenal, harga mereka cukup mahal.
Gue pun ga abis akal. Gue telp Mas Heru, menawar dan menawar dan merayu. Lalu akhirnya Mas Heru berkata akan membicarakan kepada ownernya dan akan mengabari gue. 15 menit kemudian, Mas Heru menelp balik dan memberitahukan kabar baik dimana gue mendapat diskon yang bikin gue nyengir girang *jangan nanya cara rayunya ya, ini bener-bener akal-akalan brilian gue :D*
Setelah deal, gue pun tetap dengan kelabilan BrideZILLA gue memaksa Mas Heru untuk meeting dengan gue berkali-kali. Hahahahaha....sempat juga terpikirkan untuk merubah warna tema yang dilarang keras oleh Mas Heru karena kombinasi warna tersebut cocoknya untuk outdoor. Yah maklumlah...namanya aja BrideZILLA labil.
So far gue terkesan dengan kesigapan dan service nya yang luwes dari CENCORED Berani mengirimkan contoh sketsa design walau belum deal, marketingnya *Mas Heru* tidak pernah keberatan untuk diajak meeting dimana pun dan kapanpun, mau menerima masukan dan request aneh dari capeng sableng ini *sabar ya, mas Heru*, dan berani menerima tantangan dari gue untuk membuat design baru yang tidak pernah dibuat oleh CENCORED.
So let's pray for the best agar CENCORED tidak mengecewakan gue di hari yang akan berkesan selamanya di hidup gue :)