Jujur ni, karena ada masalah belakangan, gue mulai ignorant untuk pemilihan vendor. Dan karena gue sendiri berpikir bahwa invitation card sebagus apapun, akan berakhir di tong sampah *berdasarkan pengalaman sebagai sekretaris BOD* maka gue hanya membudgetkan nominal dibawah 10rb untuk invitation card
Tadinya gue berencana menggunakan jasa teman kantor. Kebetulan dia punya usaha joinan dengan temannya yaitu percetakan dan design grafis. Berhubung teman kantor gue sendiri sedang sibuk dengan his wed prep, maka dia menyerahkan gue sepenuhnya ke tangan partnernya.
Tapi akhirnya rencana itu batal karena partner teman kantor gue ga follow up sama sekali hingga 1 bulan setelah meeting pertama dan terakhir. Dan gue pun malas untuk melanjutkan. Emosi iya dan bikin gue makin malas mikir.
Lalu laki gue usul Sehati Card, dulu adiknya bikin sweet seventeen invitation disini *yeah..about 7 years ago*
Dan momennya pas banget ketika gue uda sedang cape pikiran, cape hati, dan malas maka gue meng-iya-kan.
Ketika datang ke Sehati Card, terus terang modelnya jadul dan pilihannya amat sangat terbatas. Lalu gue asal milih yang penting decent, gue pilih 2 model seharga 8rb dan 11rb. Gue berikan pillihan tersebut ke camer, lebih suka yang mana. Karena gue takut salah selera. Saat itu juga gue DP karena berpikir, harus buru-buru deal, takut invitationnya lama selesai karena kepotong lebaran.
Dan mertua membebaskan pilihan tapi dengan mengatakan pilih yang lebih mahal karena kertasnya lebih bagus, which is pilihannya yang harga 11rb. Lalu minggu berikutnya gue datang kembali ke Sehati Card karena gue masi belum sreg dengan pilihan gue. Akhirnya setelah pilih-pilih model lain dengan budget yang sama, pilih-pilih warna dan jenis kertas, jenis font, dan qoutes, etc. Gue berusaha mencocokkan invitation gue dengan dekor di resepsi yaitu tangerina/kuning with touch of sage green. Setelah selesai memilih-milih, gue uda cukup yakin.
Tapi 2 hari kemudian, Sehati Card kirim email berupa design invitation sesuai warna yang gue request. Dan ternyata jadinya cukup norak :((
Ini design pertamanya, warna hijau nya gue kurang suka dan rasanya kurang cocok dengan warna covernya.
 |
| Ini hanya dummy design, pitanya harusnya warna salem sesuai cover |
Lalu akhirnya Sehati kasi masukan kalo ga suka dengan warna hijau, diubah menjadi warna cream dengan uliran silver. Dan pita tetap warna salem.
Tapi setelah warna design diubah, gue malah tambah ga puas karena pucat.
 |
| Ini design kedua |
akhirnya gue datang ke Sehati untuk pastiin warnanya sesuai dengan keinginan gue. Sempat bete karena rasanya Sehati ga ada warna sesuai dengan tema dekor gue. Kalo terpaksa sekali, mau ga mau, invitation gue ga akan satu tema dengan dekorasi resepsi gue "which is i'm not gonna like it at all"
Benar aja dugaan gue, ga ada warna yang cocok dengan tema dekor resepsi gue :(
Gue pun mencoba melihat contoh warna lain dengan invitation yang sudah ada, dan tertariklah gue dengan warna dibawah ini. Black with touch of soft pink and silver stone ribbon.
Tapi mertua ga ijinin untuk pilih invitation warna gelap atau hitam. Mungkin takut seperti pemakaman daripada pernikahan :P
 |
| Invitation yang sudah ada dan yang gue naksir warnanya |
 |
| Close-up |
Lalu mertua mengusulkan warna pink untuk invitation dan sebenarnya sejak kemarin ada warna pink yang eye catching tapi karena ga setema dengan tema dekor resepsi maka ga gue colek-colek atau lirik-lirik lagi.
Namun akhirnya gue memutuskan sesuai titah mertua, maka warna pink inilah yang akan gue gunakan untuk invitation gue dengan sampul/balutan seperti warna hitam diatas *soft pink dan pita warna silver stone*
 |
| Close-up |
Invitation done!! Next please!!